Pergaulan Bebas Anak remaja Zaman Sekarang
Pergaulan Bebas Anak remaja Zaman Sekarang![]() |
| Pergaulan Bebas Anak remaja Zaman Sekarang |
Pergaulan Bebas adalah salah satu kebutuhan dari makhluk sebab manusia adalah makhluk sosial yang dalam kesehariannya membutuhkan orang lain, dan hubungan antar manusia dibina melalui suatu pergaulan (interpersonal relationship).
Pergaulan juga adalah HAM setiap individu dan itu harus dibebaskan, sehingga setiap manusia tidak boleh dibatasi dalam pergaulan, apalagi dengan melakukan diskriminasi, sebab hal itu melanggar HAM. jadi pergaulan antar manusia harusnya bebas, tetapi tetap mematuhi norma hukum, norma agama, norma budaya, serta norma bermasyarakat. jadi, kalau secara medis kalau pergaulan bebas namun teratur atau terbatasi aturan-aturan dan norma-norma hidup manusia tentunya tidak akan menimbulkan ekses-ekses seperti saat ini.
yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana remaja dapat menempatkan dirinya sebagai remaja yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan agama dan norma yang berlaku didalam masyarakat serta dituntut peran serta orangtua dalam mem[erhatikan tingkat laku dalam kehidupan sehari-hari anaknya, memberikan pendidikan agama, memberikan pendidikan seks yang benar. oleh sebab itu permasalahan ini merupakan tugas seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali.
usaha untuk pencegah sudah semestinya terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda kita. agar lebih bermoral, agar lebih bisa diandalkan untuk kebaikan negara ke depan.
Ciri-ciri pergaulan Bebas sebagai berikut:
1. Penghamburan harta untuk memebuhi keinginan sex bebasnya.
2. Upaya mendapatkan harta dan uang dengan menghalalkan segala cara termaksud dari jalan yang haram dan keji.
3. Menimbulkan perilaku munafik dalam masyarakat
4. rasa ingin tahu yang besar
5. rasa ingin mencoba dan merasakan
6. terjadi perubahan - perubahan emosi, pikiran, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab yang dihadapi.
7. mudah mengalami kegelisahan, tidak sabar, emosional, selalu ingin melawan, rasa malas, perubahan dalam keinginan, ingin menunjukkan eksistensi dan kebanggaan diri serta selalu ingin mencoba dalam banyak hal.
8. Kesukaran yang dialami timbul akibat konflik karena keinginanya menjadi dewasa dan berdiri sendiri dan keinginan akan perasaan aman sebagai seorang anak dalam keluarganya.
9. Banyak mengalami tekanan mental dan emosi.
10. terjerat dalam pesta hura-hura ganja, putau, ekstasi, dan pil-pil setan lain.


No comments:
Post a Comment