Blogspot Tutorial

Saturday, June 13, 2015

SBOBET - Jenis - Jenis Virus Hepatitis A, B, C dan D.

Jenis - Jenis Virus Hepatitis A, B, C dan D.


Hepatitis adalah peradangan/penyakit pada organ hati(Liver) yang dapat disebabkan oleh infeksi atau oleh toksin termasuk alkohol. Sedangkan Hepatitis Virus adalah peradangan/penyakit pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Virus memyebabkan hepatosit (cedera sel-sel hati) terutama dengan merangsang reaksi peradangan dan imun sel inang pada akhirnya merusak hepatosit, meski kadang pada beberapa keadaan virus secra langsung merusak sel-sel tersebut. Rusaknya hepatosit memyebabkan terjadinya hipoksia jaringan. Akhirnya terbentuk jaringan ikat fibrosis Dihati. 

Jenis virus yang paling sering menginfeksi hepatosit (hati) yaitu virus Hepatitis A, B, C, D, DAN E. Berikut ini penjelaskan singkat mengenai jenis hepatitis yang disebabkan oleh virus-virus tersebut: 

1. Hepatitis A
Penyakit Hepatitis yang disebabkan oleh virus Hepatitis A, ahula disebut Hepatitis Infeksius. 
Penularan: PenyakiT ini ditularkan melalui kontaminasi oral fekal akibat higienen yang buruk atau makanan yang tercemar 
Prognosis: Biasanya sembuh sendiri
Diagnosis: Deteksi antibodi Hepatitis A, IGM (stadium dini), IGM (stadium lanjut)

2. Hepatitis B 
Penyakit Hepatitis yang disebabkan oleh virus Hepatitis B, kadang-kadang disebut hepatitis serum. Penyakit ini bersifat serius yang tersebar diseluruh dunia, dengan penderita infeksi kronis lebih dari 300juta orang.
Penularan: Ditularkan melalui darah, khususnya dari ibu keBayi, dan dapat juga melalui hubungan kelamin.
Progonis: Biasanya dapat sembuh sendiri, 10% diantarnya dapat menjadi Hepatitis B kronis atau Fulminan.

3. Hepatitis C 
Penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis c, diidentifikasi pada tahun 19989. 
Prognosis: Lima puluh persen dapat menjadi infeksi kronis
Penularan: Cara penularannya hampir sama dengan Hepatitis B ditularkan melalui darah dan hubungan kelamin, namun angka penularan melalui hubungan kelamin rendah. walaupun virusa dapat dijumpai dalam sememn dan secret vagina, tapi jarang pasangan seksual cukup lama dari pembawa virus hepatitis C terinfeksi virus ini. individu yang cenderung terinfeksi , adalah individu yang sering berganti-ganti pasangan atau sering melakukan hubungan seks yang beresiko tinggi seperti seks olewat anus tanpa perlindungan. 
Diagnosis: Deteksi antibodi Hepatitis C

4. Hepatitis D
Penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis D. sebenarnya virus hepatitis D tidak dapat menginfeksi hepatosit dan menimbulkan hepatitis jika hanya sendirian. virus hepatitis D melakukan Ko- Infeksi bersama dengan Virus hepatitis B sehingga infeksi virus hepatitis B bertambah parah. 
Prognosis: Meningkatkan kemungkinan perburukan hepatitis B
Diagnosis: Deteksi antigen dan antibodi hepatitis D

5. Hepatitis E 
Penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis E, didentifikasi pada tahun 1990. 
Penularan: Melalui ingesti air yang tercemar melalui oral atau fecal. 
Prognosis: Dapat sembuh sendiri dan tidak menyebabkan carier atau hepatitis kronis. Namun dapat menyebabkan hepatitis Fulminan yang akhirnya menyebabkan kegagalan haid dan dapat berakhir pada kematian, yang beresiko tinggi adalah wanita terinfeksi selama kehamilan. 
Diagnosis: Deteksi virus hepatitis E.

No comments:

Post a Comment